Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

19 Juli 2021

Terpapar Covid 19 bersama suami ( 24 Juni 2021 - 7 Juli 2021)

Hai, kali ini aku mau berbagi pengalaman saat kami berdua, yaitu aku dan suami terinfeksi covid 19. Lalu anak- anak bagaimana? Puji Tuhan, saat kami mulai terinfeksi, anak-anak sedang liburan di rumah kakung dan Budhenya di Temanggung, jadi mereka aman. Dan lumayanlah, mengurangi kecemasan kami, karena mereka aman dari penyakit ini, dan kebetulan mereka juga enjoy berada disana. Ada mas dan mbaknya yang bisa jadi temen main yang handal, Budhenya dengan segala masakan dan cemilan yang enak-enak. 

Kesempatan ini juga kami mau mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang membantu dengan segala perhatiannya. Baik materiil dan spirituil.





Masih ada banyak lagi yang ngga sempet kefoto, terima kasih banyak.

Warga RT yang sangat baik, ngirimi kami makanan, lauk, buah, pesenin gas, nanyain kondisi dan segalanya.

Kakung, Budhe Maya, Pakdhe Eko, Mas Vian, Mba Citra dan pastinya Uti yang ikut jagain mereka dari surga. Budhe Maya yang masakin tiap hari, diribetin dua ponakan yang makannya banyak, hahaha...minta cemilan macem-macem. Mas Vi dan Mba Citra yang ngajakin mereka main selama mereka di sana selama 1 bulan. Beneran selama liburan mereka disana,hihihi...

Pakdhe Beni, Budhe Erna yang beliin herbal,masakin lauk yang tinggal dipanasin aja, jadi ngga repot masak, bawain sayuran, buah, susu dan banyak lagi.

Pakdhe Han dan Budhe Yuni yang dah beliin titipan special.

 

Lanjut ya, ke cerita inti saat terinfeksi covid-19 dari hari ke hari. Jadi awalnya di kantorku ada yang positif di minggu ke 3 di bulan Juni. Dari satu terpapar, lanjut beberapa staff berjatuhan. Akhirnya Sabtu tgl 19, kami Staff diminta untuk swab antigen. Yang positif harus isoman, yang negatif boleh masuk kantor. Sabtu tgl 19 Juni 2021, hasil swab antigenku negatif. Tetapi saat itu, kondisi imunku memang agak turun. Suami jg hari malam minggu sampai minggu sedang kurang enak badan karena Darting. Agak lumayan tensinya, sampai 160/90 kalau ngga salah. Oya, minggu tgl 20 ini, rencana mau jemput anak-anak pulang, tetapi karena suami darting, akhirnya batal jemput mereka. Puji Tuhan banget, kami batal jemput anak-anak hari ini. Senin dan selasa, tensi suami sudah normal, dah merasa baikan.

Rabu sore pulang kerja, badanku mulai ngga enak, mulai demam, suhu badan tinggi sampai 39 0C, cek saturasi SpO2 hasilnya 94. Duh jadi takut, ndelalah suami juga merasakan hal yang sama, meriang, suhu badan tinggi, pinggang pegel-pegel. Semalaman juga kami berdua sama- sama suhu badan tinggi, untung dirumah ada paracetamol, kami berdua minum, tetapi suhu badan tetap naik turun.

Day 1

Kamis pagi, 24 Juni 2021 kami berdua sepakat untuk periksa ke klinik langganan. Pagi ini aku muncul gejala batuk pilek. Suami tensinya sudah normal, hanya batuk dan demam. Setelah periksa dan screening, dokter menyarankan untuk swab antigen. Akhirnya kami berdua swab di klinik dan hasilnya kami berdua positif. Oke, tenang, kami berdua pasti bisa melalui ini, tetap semangat. Lalu kami diresepkan beberapa obat sesuai dengan gejala masing- masing dan multivitamin. Lah, kebetulan untuk antibiotik, klinik sedang kehabisan, maka kami harus mencari ke apotik di luar, ternyata harganya lumayan, sebutirnya kurleb 10.000. Setelah dari apotik, kami mampir sekalian ke puskesmas untuk melaporkan, lalu pulang ke rumah, lapor ke Bu RT lewat WA saja. Lalu Bu RT posting di WAG RT. Hampir semua warga memberikan dukungan, doa, dan perhatian. Puji Tuhan, terima kasih punya tetangga yang baik-baik.

Day 2

Di hari kedua ini, demamku sudah turun, batuk pilek masih,  masih bisa makan, tetapi rasa sudah ngga enak. Suami masih demam, batuk kering, boyok masih linu, makan juga sudah ngga enak rasanya. Tiap inget, kami selalu cek saturasi oksigen, pokoknya sesering mungkinlah. Di wanti-wanti ponakan perawat yang kerja di rumah sakit Telogorejo Semarang, saturasi di bawah 95% harus waspada, kalau bisa senam ( cari aja di utub, senam untuk penderita covid) buat naikin saturasi, kalau tetap ngga bisa naik dan saturasi 92% harus langsung ke IGD.

Day 3

Di hari ketiga pagi, aku sudah ngga demam sama sekali, batuk agak sakit di dada, pilek juga masih, kepala mulai terasa senut-senut pusing gitu, punggung dan pinggang mulai pegal-pegal dan linu gitu. Suami demamnya masih, batuknya kering, sakit juga di dada, badan juga ngerasa linu-linu, katanya berasa tulang-tulangnya dilepasin dari dagingnya. Seharian kami Cuma tidur-tiduran aja, lemes rasanya. Sore hari, aku ngerasa ngga bisa ngrasain rasa dan nyium apapun ngga ada baunya. Suami ngga ngalamin itu, tetapi dia malah indra perasanya kacau, air putih dia bilang rasanya manis, lah kayak iklan dong... “kayak ada manis-manisnya”. Suami mulai susah makan, makan apa-apa rasanya ngga enak. Cuma kalau buah-buahan dia masih bisa makan.

Day 4

Rasanya ngga jauh beda dengan hari ke-4. Semakin ngga enak ajalah rasanya, kalau malam sulit tidur. Jadi badanku itu rasanya linu-linu njarem gitu, apalagi punggungku, kalau tiduran terus rasanya njarem, duduk kepala pusing, serba ngga enak. Sore hari aku diare, rasanya ngga karuan, lama banget di toilet, rasanya kayak mau lairan gitu mulesnya, sampai keringat dingin, bajuku sampai basah, lemes banget, krues-krues gitu. Suami lagi tiduran lemes gitu, aku mintain tolong buatin oralit ( browsing dia takarannya). Nah, ada untungnya aku anosmia, jadi oralit segelas yang rasanya ngga enak itu, tandas semua.

Day 5

Hari ini gejala masih sama dengan kemarin, cuma aku udah ngga diare, kemarin dibuatin oralit 2x sama suami. Batuk suami mulai sakit banget katanya, dahak ngga bisa keluar. Mulai sering senam pernafasan, biar batuknya ngga sakit-sakit banget. Hanya berani nafas pendek-pendek. Kalau batuknya kenceng, dadanya sakit banget. Duh, sedih banget deh kalau denger pas batuknya..hiks hiks..

Hari ini, 28 Juni si Kakak ulang tahun, duh sedih juga sebenarnya ngga bisa ngerayain bareng. Tapi Puji Tuhan, Budhenya udah nyiapin ultah sederhana dirumahnya, makasih banyak ya Budhe. Mau video call juga kami berdua masih ngga sanggup, takut pada liatin kondisi kami, apalagi kalo Kakung lihat, takutnya nanti malah kepikiran. Pokoknya udah wanti-wanti Budhe Maya, kalo kami baik- baik aja, jangan kuatir.

Day 6

Oya di lingkungan RT ini, yang terpapar juga lumayan banyak ada 9 yang barengan, tetapi kalau di lihat dari yang terpapar, sudah pasti bukan dari sini, tetapi dari aktivitas kami masing-masing di luar lingkungan RT, karena keluarga yang kena kebetulan ngga pernah saling ketemu. Pagi ini, kami berjemur ( oya, tiap pagi kami selalu berjemur sekitar 1 jam, sampai keringatan) sambil WA nan dengan tetangga yang sama-sama terpapar, kami memang sering bertukar kabar. Nah pagi ini, dapat kabar kalau Om Aryo ( damai dan bahagia bersama Bapa dan para kudusNya di surga ya Om ) dari kemarin nyari ambulance ngga dapat-dapat, padahal saturasi sudah jauh dibawah 92%, duh ikut bingung. Kami nawarin mobil untuk dipakai aja ke IGD, tetapi keluarga bingung, karena ngga ada sopir yang berani nganteri. Trus suami bilang, udah yuk anterin aja, toh kita sama-sama positif, ngga bakalan ketularan. Suami kutanyain, apakah sudah kuat nyetir? Semalem aja batuknya masih ngeri gitu. Wis gpp, pelan-pelan aja asal selamat sampai IGD RS. Kami tetap lapor ke RT kalau mau keluar rumah untuk nganter ke RS.

Day 7

Semalem suami batuk parah lagi, sampai dia pindah kamar biar ngga ganggu aku. Pagi ini dia baru cerita kalau semalem batuknya sakit banget, sampai dada sesak, tapi saturasi masih aman katanya. Duh, sedih banget..aku mulai melo disini, kayak nyalahin diri sendiri, karena aku yang bawa virus ini masuk ke rumah, nularin dia, dan sakitnya lebih parah dia daripada aku. Aku doanya, sembuhkanlah kami, pertemukan kami dengan anak-anak.

Day 8

Ganti bulan, 1 Juli 2021. Gejalaku sudah mulai membaik, tinggal batuk sama pilek aja, badan linu-linu sudah ngga sakit banget, indra perasa dan penciuman masih ngga bisa. Suami masih sakit batuknya, tetapi katanya sudah ngga sesakit kemarin. Intinya hari ini sudah lebih baik.

Day 9 - 14

Semakin hari, kami berdua semakin sehat, batuk dan pilek mulai mereda, tetapi kalau batuk memang paling lama sembuhnya. Oya, badan juga masih gampang capek, jadi kami melakukan kegiatan-kegiatan sehari-hari harus tau diri, jangan terlalu capek. 

Hari ke 14 tanggal 7 Juli 2021, masa isoman kami sudah selesai, Puji Tuhan kami semakin sehat, dan bisa melewati masa- masa sakit dengan aman, kami berdua bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan anak- anak. kangen banget rasanya ngga ketemu mereka selama 1 bulan. Kangen uyel-uyel mereka, godain mereka, masakin mereka, marahin mereka,hahaha...

Indra penciuman dan perasaku sudah pulih sekarang, aku agak lupa kapan mulai bisa nyium sama ngrasain, kayaknya sih memang bertahap...

Untuk semua yang udah baca curhatanku, terima kasih ya...ku doakan semoga semua selalu sehat.




16 April 2021

Happy 9th Birthday Kristo

 

Tanggal 14 April 2021 kemarin, Kristo, putra bungsu ku berulang tahun ke 9. Tak terasa sudah 9 tahun saja umurnya, sebentar lagi mau jadi ABG, hahaha...

Tapi ini anak kok rasanya masih imut aja, masih sering aku uyel-uyel, meskipun Bapaknya kadang bilang, anaknya sudah gede lho, jangan diperlakukan seperti anak bayi lagi..

Memang bener sih, si bungsu ini sudah semakin dewasa saja. Kalau dulu waktu jaman dia belum TK dan awal- awal masuk TK, kami berdua sering bertengkar, hampir setiap hari ribut aja, yang eyel-eyelan, kadang pun tabok-tabokan, entahlah rasanya kalau mau ngalah kok gimana gitu..hehe...sampai kadang Bapaknya pun ikutan menengahi

Tapi setelah masuk SD si bungsu ini kok sepertinya sudah mulai berubah, mau ngalah sama Ibunya, ngga pernah naboki Ibunya, tambah dewasa aja, kalau dia gemes sama Ibunya, paling Cuma gregetan aja, ngga sampai mukul...apa anak cowok gitu ya, ngga tega sama Ibunya, ngga mau nyakitin Ibunya, hihihi...

Kadang tuh ya, kalau aku gemes sama si bungsu, suka aku gigitin, dianya diem aja, hanya nahan sakit...eh, sebenernya aku gigitnya juga ngga beneran ding...Cuma gigit gemes aja.. habisnya setelah dia sekolah online yang sudah berlangsung selama 1 tahun lebih ini, berat badannya naik 6 kg dalam setahun, jadi tambah gembil dn gigitable pipinya...

Dia juga sebenernya sadar klo Ibunya itu gemes banget sama dia, kalau misal dia minta bantuan dariku, trus aku tanyain, Ibu dapat imbalan apa? Katanya boleh uyel-uyel dia sampe puas, hahaha...padahal Ibunya ngga bakalan puas uyel-uyelin dia..

Itu sekelebat cerita tentang si bungsu yang lagi Ultah,

Happy Birthday ya Boy...semua doa-doa yang baik selalu Ibu dan Bapak doakan untukmu, jadilah anak yang selalu baik, menjadi anak yang berguna untuk orang-orang disekitarmu...

Dan ingat, jika berbuat baik, janganlah mengharapkan imbalan, itu namanya perbuatan baikmu tidak tulus...


Oiya ulang tahun kali ini hanya dirayakan secara sederhana, cuma sama keluarga aja..Pagi hari, kebetulan kami ada dirumah Kakung, karena malam sebelumnya ada doa bersama mengenang 40 hari dipanggilnya Uti ke rumah Bapa. Karena Ibu harus masuk kerja, jadi pagi-pagi kami ber4 pulang ke Semarang. Pagi-pagi sempet tiup lilin bareng sama Kakung, habis itu kami berempat berangkat ke Semarang, tetapi mampir dulu ke makam Uti, untuk tabur bunga dan mendoakan.

Sore harinya, si bungsu hanya minta dirayakan dirumah dengan membeli ayam krispy yang besar dan juga es cream Sunday strawberry kesukaannya. Tau kan ya, beli dimana...

Kado pun juga dia hanya minta uang cash aja, untuk ditabung ke rekening tabungannya...karena saat ditanya mau kado apa, dia bingung, rasanya ngga pengen beli apa-apa

13 April 2021

Mengenang 40 Hari Ibu di Panggil Tuhan

 

Hari ini, 13 April 2021  tepat 40 hari yang lalu Ibu menghadap Bapa, malam ini adalah peringatan 40 hari perhitungan secara jawanya.

Ya, Ibu menghembuskan nafas terakhirnya tanggal 6 Maret 2021 yang lalu.

Sedih pasti, kehilangan pasti. Ibu menderita sakit sudah selama 1 tahun.

Satu tahun yang lalu, Ibu operasi kanker payudara, tepatnya tanggal 22 Februari 2020. Setelah operasi pengangakatan, Ibu menjalani kemoterapi dan juga radioterapi. Sekitar November 2020 kanker payudara dinyatakan sembuh dan bersih. Kami sekeluarga besar, senang bukan main. Harapan – harapan muncul agar Ibu bisa kembali menjalani aktivitas seperti sediakala. Akan tetapi, akhir Januari Ibu mengalami kesakitan di bagian perut kanan atas, setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa kemungkinan kanker sudah menjalr ke liver. Duh, sedih sekali...bahkan Ibu juga sering merasakan nyeri yang sangat di bagian livernya tersebut.

Yah, itu tadi cerita singkat sakitnya Ibu selama 1 tahun belakangan ini

Saat hari H meninggalnya Ibu, kami sekeluarga berusaha untuk tegar, sedikit mungkin untuk mengeluarkan air mata kami. Ya, kami keluarga inti, mencoba untuk saling menguatkan, agar kami semua bisa tegar menghadapi kepergian Ibu yang sangat kami sayangi dan kami cintai.

Dan mungkin akan terlihat seperti kami kok biasa saja ditinggal pergi Ibu. Ya, hal itu karena Bapak berulang kami mengatakan kepada kami, terutama anak- anak perempuannya, bahwa Ibu dipanggil Tuhan adalah suatu hal yang harus di amini, karena tujuan hidup kita adalah “pulang ke rumah Bapa”. Saat kita dipanggil-Nya, maka kita selayaknya berbahagia. Baiklah, kami mencoba untuk setegar mungkin menjalani seluruh prosesi pemakaman tanpa tangis yang menderu. Akan tetapi, pasti di dalam hati kami semua, kami sangat kehilangan sosok Ibu.

Kalau aku pribadi, rasanya sedih banget, apalagi saat sedang sendiri terkadang teringat Ibu, terkadang rasanya pengen nangis, tak jarang juga tiba-tiba mata sudah berlinang, tapi tetap harus ditahan, misal saat kerjaan di kantor tidak terlalu sibuk, saat sendirian di ruangan, bahkan terkadang saat nyetir kendaraan.

Yah, aku termasuk tipe orang yang melow, gampang nangis, gampang sedih...meskipun terkadang harus sekuat tenaga untuk menahannya. Mungkin yang ada di sekitarku bisa tau, jika tiba-tiba ngga ada hujan ngga ada angin, diem-diem trus tau-tau jadi kayak orang pilek, berarti aku habis nangis ditahan, hehe...gpp, pura-pura ngga tau aja ya..dah, diemin aja, ntar juga hilang sendiri air matanya.

Kadang juga aku sedih, sudah ngga ada lagi yang manggil aku dengan panggilan “NIN”, dulu Ibu sering panggil aku dengan panggilan itu, ya, hanya Ibu yang panggil aku begitu...kalau kakak laki-lakiku malah di panggil “NON” hehehe, mas inget ngga panggilan itu?

Sosok Ibuku itu, sukanya beli-beliin atau belanjain anak dan cucu-cucunya...kadang sampai ngga enak hati sendiri, jadi kalau mudik atau pulang ke rumah Ibu dan Bapak itu, berangkat mobil biasa aja, pulangnya pasti jadi penuh, hehe...banyak hal lagi yang sangat menyenangkan bersamanya

Sudah 40 hari, kami kehilanganmu... I miss U Mom

Terima kasih aku sungguh bahagia dan bangga menjadi anakmu selama 37 tahun ini, terima kasih sudah menjadi Ibu dan Uti yang terbaik buat kami, terima kasih sudah banyak hal yang kau ajarkan padaku, terima kasih kenangan-kenangan yang indah selama kita bersama.

Berbahagialah di surga, sungkem untuk simbah putri dan simbah kakung, serta saudara-saudara yang sudah terlebih dahulu dipanggil...

Kami semua menyayangimu....Love U Mom....



22 Desember 2020

Happy Mother's Day

 

Ibu, seseorang yang sangat berarti bagi kita.

Tanpa beliau, kita tidak akan lahir ke dunia

Dulu, saat belum menjadi Ibu juga, kadang kita sering merasa jengkel saat Ibu menasehati kita, memarahi jika kita berbuat salah, terkadang juga mengomel, hehe...

Bahagialah, jika Ibu kita sering ngomelin kita, itu tandanya Ibu memperhatikan kita...

Karena pandemi ini, bikin rasa kangenku itu seakan sudah sampe ke ubun-ubun. Tahu kenapa?

Yah, aku dan keluarga kecilku tinggal beda kota, sehingga tidak bisa bebas bertemu karena pandemi ini.

Karena aku masih aktif bekerja dan ketemu orang-orang dikantor, sehingga takut jika sering mengunjungi beliau, akan menjadi pembawa virus itu sendiri.

Sebenarnya kangen banget nget, tapi ya harus di tahan- tahan demi kebaikan semua, demi kesehatan beliau juga.

 

Oya, apa sih yang paling bikin kangen sama Ibu kalian?

Kalau aku, salah satunya adalah wangi asli dari aroma tubuh beliau yang tanpa parfum, ya..wanginya itu enak sekali..entahlah tidak ada yang menandingi.

Kapan hari itu, aku sadar akan hal ini, karena anak-anakku juga mengatakan hal yang hampir sama. Mereka kangen mencium bau ku saat baru pulang kerja, karena selama pandemi ini, jika pulang kerja maka aku akan langsung bersih-bersih dan mandi sebelum mendekati atau menyentuh mereka. Kalau dulu sebelum pandemi memang kadang nguyel-uyel mereka dulu baru mandi J

Selain itu, juga kangen banget pengen peluk-peluk Ibu, rasanya nyaman banget, empuk, hehe...

Cinta Ibu itu benar, sepanjang masa...mau anak-anaknya sudah berkeluarga pun, tetap tak lekang oleh waktu...

Love u so much Ibu Cicilia Rukmiyati


HAPPY MOTHER'S DAY 2020


17 Juni 2020

Bersyukur di Tengah Pandemi Covid-19


Hai hai...apa kabar semua?
Bagaimana kondisi di kotamu?
Yah, sudah hampir 4 bulan kita semua menghadapi pandemi virus covid-19 ini...lama juga ya?
Adakah yang kangen mudik? Ketemu sanak saudara atau bahkan orang tua yang tinggal beda daerah dengan kita? Pastinya ya, kangen aja pake banget..bahkan Dilan aja mungkin juga ga akan kuat ( lah, apaan coba nyebut-nyebut Dilan segala...hahaha)
Adakah yang kangen jeng-jeng keluar kota? Ke pantai, ke gunung, ke mall...Arrggh semua rencana traveling banyak yang gagal pake total..
Sedih ngga sih? Sedih sebenernya kalau dipikir-pikir... tapi masak sih, kita harus berlarut-larut dengan kesedihan terus?
Daripada kita bersedih, lebih baik kita syukuri apa yang terjadi aja, pasti ada dong hal-hal baik, positif yang bisa kita ambil, kita syukuri dalam kondisi seperti sekarang ini?
Apa aja sih, kondisi-kondisi yang bisa kami syukuri?
1.       Masak tiap hari.
Dengan kondisi sekarang ini, dimana ketakutan bahwa virus “nakal” ini tuh bisa nempel dimana aja. Jadi kami sekeluarga berkomitmen untuk setiap hari makan masakan rumah. Jadi ngga ada acara makan diluar atau beli lauk matengan.
Positifnya, anggaran untuk makan jadi lebih hemat. ( Ibu-ibu pasti bahagia deh, kalau bisa ngirit gini,hahaha)

2.       Rosario penuh selama Bulan Mei
Ya, ini salah satu hal positif di keluarga kami, yang dulunya ngga pernah bisa full satu bulan berdoa Rosario di bulan Rosario. Bulan ini bisa ikut berdoa Rosario Online bersama Bapa Uskup seluruh Indonesia. Bahagia banget rasanya..

3.       Misa Online Tiap Pagi
Bulan Juni ini, kami mulai ikut Misa Harian Online tiap pagi. Ini juga suatu hal yang membahagiakan bagi kami.

4.       Hidup Lebih Bersih
Ya, kami memiasakan diri untuk selalu cuci tangan, kaki dan wajah setiap kali dari luar rumah. Apalagi kalau pulang kerja, langsung mandi ngga pakai mampir-mampir dulu...hahaha

5.       Hobi Nyobain Resep Baru
Karena jarang jajan diluar, maka harus sering- sering buatin cemilan dong buat yang dirumah.

6.       Pengeluaran BBM Lebih Irit
Hahaha gara- gara ngga pernah luar kota, pengeluaran untuk BBM dan piknik, aman di posnya...( Ibu seneng dong ya...)

Itu dulu aja deh, yang bisa kami sharingkan, nanti kalau ada lagi akan ditambahkan..
Pokoknya yang terpenting, di saat kita sedang mengalami kesusahan, pasti ada hal-hal kecil lain yang dapat kita syukuri, sekecil apapun itu. Dan hal itu akan membuat kita menjadi kuat.
Tetap semangat dan jaga kesehatan serta jalankan protokol kesehatan dimana pun kita berada, agar kita dapat saling menjaga.

11 Juli 2019

Happy 10th anniversary

Hari ini, tak terasa sudah 10 tahun kami mengucapkan janji pernikahan di hadapan Tuhan. Lama waktu 10 tahun disebut juga dasawarsa  atau dekade. Kalau menurut Wikipedia, arti dari Dasawarsa atau dekade adalah unit waktu yang terdiri dari 10 tahun. Jadi kalau 1 dasawarsa itu sama dengan 10 tahun, 2 dasawarsa berarti 20 tahun, begitu seterusnya.

Bila dalam suatu pernikahan, 1 dasawarsa itu bisa di bilang lama, bisa juga dibilang sebentar, tergantung kita sendiri menilainya.
Misalnya saat ini, kita ngomongin suatu hal ( misalnya akad kredit rumah) yang akan selesai 10 tahun kedepan, dan kita akan bayangin, wah 10 tahun lagi, pasti lama ya? Hmmm anak kita sudah berumur berapa ya?

Tetapi kalau mengingat 10 tahun yang lalu, misalnya pernikahan kami ini...kok, rasanya cepet ya? Ternyata kita sudah hidup bersama selama 10 tahun, kayaknya resepsi pernikahan baru kemarin deh? Ingatan saat sakramenpun, sepertinya baru kemarin ya? Hihihi..itu yang aku alami sih...kok 10 tahun kami hidup bersama ini rasanya cepet. Padahal kalau di ingat – ingat lagi per tahun juga banyak sekali kejadian dan pengalaman hidup kami, dari yang bahagia sekali, bahagia, biasa, sedih hingga sedih sekali.

Dalam jangka waktu ini, pastilah banyak sekali hal –hal yang kami alami bersama, benar-benar bersama. Karena kami jarang LDR-an. Bahkan suami belum pernah ninggalin istri tidur sendirian di rumah. Sendirian yang hanya seorang diri, selalu ada temennya yaitu anak, hehehe...itu juga paling lama semalam aja. Tapi kalau ditinggal di rumah orang tua atau mertua bermalam-malam pernah sih...

Semua pengalaman yang kami alami berdua selama 1 dasawarsa ini, entah yang suka ataupun yang duka membuatku semakin jatuh cinta padanya, cie cie... Kalau kata orang sih, suatu pernikahan yang bahagia itu jika bisa jatuh cinta berulang kali dengan 1 orang itu, yaitu suami atau istrinya sendiri...hmmm bener ngga sih? Benerin ajalah ya...

Oya, selama 10 tahun ini, banyak sekali hal-hal yang aku pelajari, dan hal ini menurutku banyak mengubah sifat atau sikap ku dalam menghadapi suatu hal...hmm bisa dibilang, aku belajar dari pengalaman hidupku, hehehe...dan juga pastinya pengaruh dari suami yang luar biasa sabarnya, cara pandangnya juga..banyak deh, hal – hal yang mengubahku semakin menjadi pribadi yang lebih baik dari pada 12 tahun yang lalu...


Selama 10 tahun ini, kami eh aku belajar apa saja?
  •           Belajar tidak egois

Saat punya anak, kebutuhan anak adalah yang terpenting daripada kita sendiri. Mengalah untuk kebaikan anak...
Dulu waktu mereka masih kecil, tidak sedikit hal – hal yang membuatku jengkel karena kelakuan mereka, dan pasti suami yang meredam kemarahanku dulu, jangan sampai terlampiaskan ke anak-anak secara langsung. Jangan sampai membentak mereka, karena hanya kesalahan kecil yang mereka buat yang tanpa mereka sadari. Apalagi kalau wanita kan kadang pms yah? Ada ngga yang kalau pms sukanya marah-marah ngga jelas? Aku terkadang kok gitu ya?

  •           Belajar saling menguatkan

Nah hal ini pernah terjadi pada kami, saat kami terpuruk akan suatu hal, entah karena pekerjaan, karena bisnis dan lain sebagainya, kami bisa saling menguatkan, meskipun kadang kita sendiri juga “sakit”, tetapi tetap harus saling menguatkan, entah dengan kata-kata ataupun sikap kita. Bagaimana kami berdua akan bersama mencari jalan keluarnya, bukan saling menyalahkan, toh sudah terlanjur terjadi, waktu tidak akan berputar kembali. Dan pasti Tuhan akan memberi jalan keluar yang baik, asal kita mau berusaha. Aku percaya, Tuhan tidak akan memberi cobaan di luar kemampuan kita.

  •           Belajar saling mengampuni

Ini pastilah ya dilakukan, kesalahan apapun itu, berusahalah untuk saling mengampuni..karena dalam Gereja Katholik, yang telah dipersatukan Tuhan dalam sakramen perkawinan, tidak dapat dipisahkan oleh manusia. Dan di dalam kamus kami, tidak ada perceraian. Jadi, untuk bisa langgeng dalam perkawinan, hal ini mesti dilakukan lah ya...

  •           Belajar bersama dalam mendidik anak dengan habitus baru menurut Gereja Katholik

Nah, ini agak sulit..mendidik anak agar mereka bisa mengikuti “habitus baru” dalam Gereja Katholik
Apa itu “Habitus Baru” ? Ini adalah kebiasaan baru yang baik dalam keluarga, atau di mulai dari keluarga kecil kita.
Yakni salah satunya dalam menghidupi kebiasaan menuturkan ‘maaf’, ‘permisi’, ‘tolong’ dan ‘terima kasih’
Lalu berdoa bersama keluarga, kami baru bisa melakukan doa bersama yakni saat sebelum tidur, kami ber 4 selalu berdoa malam bersama sebelum tidur, meskipun doa kami masih sangat sederhana. Lalu kami berdua akan memberkati ( membuat tanda salib di dahi mereka), mencium dan memeluk mereka. Kadang juga ada “tos” yang kami lakukan dengan kebiasaan masing- masing anak.


Terima kasih banyak untuk suamiku, sudah bersamaku selama 10 tahun mengarungi kehidupan keluarga kita. Terima kasih semua dukungannya, kesabarannya, kasih setianya, apalagi ya? Semua muanya lah ya...

HAPPY 10 YEAR ANNIVERSARY WEDDING, BAP JONI


Nemu ucapan ucapan dari beberapa sumber, yang cocok untuk mewakili perasaanku saat ini, karena aku ngga pinter bikin kata-kata, apalagi in English gini ,hihihi 


Yuks, cekidot:

Happy 10 year anniversary, my love! Every day I fall in love with you even more. For me, you are like the gift sent from heaven. Thanks for walking with me by holding my hands. Hoping to have an extraordinary day!

Congratulations to both of us for our 10 successful years! Dear lovely husband, you make me smile every day. I feel happy and peace with you. May we happily stay together happily! Love you today and always!

My everyday companion, my love, happy 10th anniversary! It was great sharing my life with such a wonderful person. Thanks for everything. Truly, I’m so excited about how will we look like after the next 10 years.

A marriage becomes successful with love, trust, and dedication. We have a happy family as we have all these things. You are my perfect match. Wishing us a great day on our 1st decade of marriage.

My sweetheart, it’s our ten year wedding anniversary and it can’t be denied that I have passed the best 10 years with you. I’m blessed to have you in my life. Happy anniversary!

It is not that easy to maintain a successful marriage but we did a great job. Congratulations to us! May this day be the beginning of another beautiful decade of our wedding!

Life is beautiful and everything looks fine as long as you are with me. Together we can deal with any problems. It’s not possible for me to live without you. Love you with all my heart, darling. Happy 10th anniversary!

22 Maret 2019

My Dream as a Deamer

Mimpi...apa sih mimpi itu? Bunga tidur?
Kalau impian ? 
Sama ngga sih, mimpi dan impian itu?
Entahlah...

Jadi akhir - akhir ini kok aku sering kepikiran, pengen sesuatu, yang entah apakah bisa terwujud dalam waktu dekat, atau jika tidak, dalam waktu yang agak lama...tapi ya jangan lama - lama amat sih...ini mimpi atau impian ya?

Setiap orang pasti punya mimpi, hmmm aku mau menyebutnya di sini impian...
Kalau menurutku, mimpi dan impian itu beda sih...bener ngga ya?
Ini menurutku lho ya...
Mimpi adalah suatu bunga tidur, yang kadang aneh dan mungkin tidak bisa terwujud...atau bisa terwujud juga sihh...
Sedangkan impian adalah suatu keinginan akan sesuatu yang mungkin bisa diwujudkan, tergantung bagaimana usaha kita, ya lewat kerja keras dan doa...

Jadi gini, ngomongin tentang impian itu bukannya ngga bersyukur atas apa yang sudah kami punya lho, aku udah bersyukur banget atas semua yang sudah kami miliki ( dalam hal duniawi lho ini)
Jadi ngomongin impian itu, tentang apa sih yang pengen kita capai lagi? Jadi semacam semangat untuk berusaha lebih keras lagi, karena hidup itu harus terus menjadi lebih baik, berusaha menjadi lebih baik..

So, lanjut deh ngomongin impian
Pertama mo ngomongin impian tentang rumah dulu...

Anak ku yang cowok itu sering bilang, pengen punya rumah yang besar kayak rumah uti dan simbah...
Kalau aku sih pengennya tentang rumah ( mau lebih spesifik lagi), yaitu :
  1. Pengen punya rumah yang lebar (karena rumah yang sekarang modelnya panjang) 
  2. Pengen rumah yang depannya ada tanah kosong dikit, bisa di buat taman kecil, karena pengen punya pohon buah sendiri, pengen nanam pohon mangga, pohon kelengkeng, pohon jambu, pohon jeruk, pohon rambuatan...(lah kalau pohonnya sebanyak ini bukannya butuhnya kebon ya, bukan taman hahahaha) yaaa kalau gitu 1 pohon mangga aja cukup, ditambah tanaman apotik hidup dan beberapa sayuran seperti cabai, daun bawang, daun pandan dan sebagainya...kalau bunga bunga an nanti nanti aja dulu lah...
  3. Pengen rumah yang muat buat garasi juga, karena kalau punya mobil, tapi ngga punya garasi kok rasanya aneh ya? Meskipun sekarang sudah punya garasi juga, yang campur sama teras, hehehe...
  4. Pengen rumahnya ada taman belakangnya, trus ada kolam ikan kecilnya, ada gua maria kecil...ada kandang puppy kecil juga, biar anak-anak bisa mainan sama puppy
  5. hmmm itu dulu deh impiannku tentang rumah...besok kalo kepikiran yang lain lagi, ditulis lagi biar ngga lupa....
Sebenernya tinggal di tempat yang sekarang ini juga sudah nyaman sama lingkungannya...bisa dibilang termasuk kota, tetapi ngga terlalu bising juga, jadi enak, nyaman...mo nyari apa-apa deket...

Kenapa sih aku nulis tentang impian ini? biar ngga lupa aja, pernah punya impian ini, suatu saat jika terwujud kan jadi inget kalau dulu pernah ngimpiin hal tersebut....

Toh, keadaan sekarang juga udah bersyukur banget...tapi kalau bisa geser dinding kan lumayan, ups......hehehe...

Doa doa doa, kerja kerja kerja,usaha usaha usaha

Yang kedua, lanjut besok lagi deh...kalau sudah ada pikiran lagi....
Maaf ya, postingan receh banget ini....

10 Januari 2019

Akhirnya Punya Domain Sendiri



Sudah lama pengen punya domain sendiri, pakai nama semau kita, kok kelihatannya lebih keren..iya ngga sih...trus iseng-iseng deh, browsing...
Eh lha kok nemu promo domain yang luar biasa murah, yaitu Domain ekstensi .web.id hanya seharga Rp. 9.000,- saja, aktif satu tahun.
Domain web.id adalah Domain Khas Indonesia yang memerlukan syarat berupa upload KTP atau Pasport yang masih aktif. Gampang bingitss lah... KTP elektronik sudah tersedia dan jarang kepakai.

Dapatnya info di sini. Awalnya memang agak ragu-ragu. Domain aktif setahun kok hanya Rp. 9.000,- saja, beli es cream magnum aja ngga dapet deh...tapi setelah iseng-iseng browsing lagi, ternyata memang banyak yang juga menawarkan hal yang sama, misalnya di sini.  Jadi mungkin memang ini program nasional. Mungkin dari pemerintah Indonesia sendiri untuk mempopulerkan domain Indonesia yang katanya masih kurang diminati oleh orang Indonesia sendiri. (nah lho, trus siapa yang akan menggunakan domain Indonesia dong??)

Domain .web.id katanya diperuntukkan terutama untuk personal, jadi cocoklah untuk blog ini. Coba meluncur ke TKP dan ikut promonya, dapatlah nama domain yang dijadikan nama blog ini...uhhh senangnya....

Oya, kalau kita yang masih piyik (ngga ngerti apa-apa) dalam per-domain-an ( kayak aku gini) gampang banget lho, kita bisa minta tolong (suruh) sana aja yang settingin...sananya mau kok...hmmmm baik banget ya adminnya...


Lumayan bisa buat nebeng dikit, setidaknya satu tahun... Coba deh cari domain yang kalian inginkan....

Yuk cuzzz deh....

Saya sudah membuktikan, anda kapan?

7 September 2018

Doa Bapa Kami dan Salam Maria dalam Bahasa Jawa

Dua hari yang lalu, anak-anakku yang bersekolah di SD Kanisius Kurmosari Semarang mendapat tugas untuk belajar doa Bapa Kami dan Salam Maria dalam bahasa jawa. Mereka mendapat secarik kertas bertuliskan doa Bapa Kami dan Salam Maria dalam bahasa Jawa. 
Sekolah mereka memulai kebijakan baru yaitu untuk "nguri-uri budaya jawa" karena saat sekarang ini banyak anak-anak yang kurang mahir berbahasa daerahnya, yaitu bahasa jawa dengan semua tingkatan bahasanya, yaitu basa ngoko, basa krama dan basa krama inggil. 

Sekolah mereka memulai dengan cara setiap hari kamis mewajibkan siswa dan guru berinteraksi dengan menggunakan bahasa jawa dilingkungan sekolah. Baik untuk doa, pembacaan eksamen setiap sebelum pulang sekolah, pengumuman dan juga bila mereka akan berbicara satu sama lain. 

Kami sebagai orang tua wali sangat mengapresiasi kebijakan ini, karena kami sebagai orang tua pun juga perlu untuk mengasah kemampuan berbahasa jawa kami, khususnya bila berbincang dengan orang yang lebih tua.

Kembali ke doa Bapa Kami dan Salam Maria dalam bahasa jawa.
Dulu, saat aku masih kecil, di gereja nenek ku di Wedi, Klaten juga aku sering mengikuti misa berbahasa jawa. Saat itu aku masih SD, dan sebenarnya kurang hapal dengan doa-doa dalam bahasa jawa, terkadang juga kotbah Romo dalam bahasa jawapun aku sering roaming...sering sekali aku bertanya ke Ibu atau Bapakku apa artinya. Jadi kalau ke gereja tidak membawa Kidung Adi, hampir dipastikan aku berasa misa bersama alien..hanya bisa diem ngikutin misa dengan tenang (alias ngga ngerti apa-apa) Hehehe...semoga anak-anakku ngga meniruku ya..

Dari tugas anak-anakku kemarin itu akupun mencoba untuk ikut lagi belajar dan menghapal doa Bapa Kami dan Salam Maria dalam bahasa jawa. 

Dibawah ini aku coba share ya...semoga kami serumah bisa cepat hapal..


Doa Bapa Kami ( Bahasa Jawa )

Rama kawula ing swarga
Asma Dalem kaluhurna
Kraton Dalem mugi rawuha
Karsa Dalem kalampahana
wonten ing donya kados ing swarga
kawula nyuwun rejeki kangge sapunika
sakathahing lepat nyuwun pangamputen dalem 
kados dene anggen kawula ugi ngapunten dhateng sesami
kawula nyuwun tinebihna saking panggoda saha linuwarna saking piawon.
Amin


Doa Salam Maria ( Bahasa Jawa)

Sembah bekti kawula, Dewi Maria, kekasihing Allah
Pangeran nunggil ing panjenengan Dalem.
Sami-sami wanita Sang Dewi pinuji piyambak,
saha pinuji ugi wohing salira Dalem, Sri Yesus.
Dewi Maria, Ibuning ALLah,
kawula tiwang dosa sami nyuwun pangestu dalem,
samangke tuwin benjing dumugi pejah.
Amin


Kedua doa itu aku print dan di tempel mdi beberapa tempat di rumah, agar kami menjadi terbiasa berdoa dengan bahasa jawa juga.
Berkah Dalem

3 Juli 2018

Hasil Diet ku (III)

Beberapa bulan awal setelah menjalani diet GM seperti yang aku ceritakan di perjuangan dietku lalu sekitar akhir bulan November 2017 yang lalu, dimana saat itu berat badanku berada di angka 52kg, aku lanjutin dong diet GM ku sampai sekitaran awal bulan Desember 2017.

Jadi selama aku diet itu berat badanku dari 58 kg menjadi 49 kg dan sekarang sudah tidak diet, hanya  menjaga pola makan aja, berat badanku bertahan di angka 50kg

Dipostingan kali ini aku pengen kasih lihat hasil diet ku. Jadi pengen posting foto sebelum diet dan setelah diet.

BB 58 kg, pipinya aduhai ya?

BB sebelum diet

Sekarang sudah 50kg dan belum bisa turun lagi neh, pengen lanjut diet GM lagi, tapi kok males-malesan terus ya? hehehe payah neh..



BB di angka 50kg
Lumayan lah ya, kalau dilihat dari pipinya, sekarang lebih tirus, jadi kelihatan agak lancip dagunya..

Jadi, teman- teman yang ingin mencoba diet, bolehlah kita sharing-sharing...




27 November 2017

Tentang Diet GM ( General Motor) yang ku jalani

Kali ini aku mau mencoba mengulas tentang diet GM yang aku ambil dari beberapa artikel.

Apa itu diet GM?
Diet GM yang dikenal dengan Diet General Motor ini mengharuskan untuk membatasi menu makan selama 7 hari. 
Diet GM ini pertama kali dipopulerkan di Amerika Serikat, yang dipelopori oleh perusahaan otomotif ternama yang berhasil diterapkan pada beberapa karyawannya, yaitu General Motors, yang menyatakan bahwa diet dengan cara ini dinilai efektif dan aman dalam menurunkan berat badan. Bayangkan saja, Anda melakukan program diet dengan rasa bebas dari lapar. Program diet ini pun mampu menaikkan stamina tubuh manusia. Para jajaran General Motors pun telah bangga memiliki program diet ini karena mampu menaikkan daya saing produk perusahaan General Motors

Aturan Diet GM selama 7 hari :
HARI 1
Menu yang harus dikonsumsi pada hari pertama adalah buah-buahan kecuali buah pisang. Buah yang sangat disarankan adalah buah yang mengandung banyak air seperti buah melon, semangka dan pepaya. Pada hari pertama ini, Anda tetap diperbolehkan makan hingga kenyang.
HARI 2
Menu yang harus dikonsumsi pada hari kedua adalah sayur-mayur, tidak ada batasan jenis sayur, semua jenis sayur boleh dikonsumsi, baik secara mentah maupun secara matang (dimasak).
HARI 3
Menu yang harus dikonsumsi pada hari ketiga adalah kombinasi buah dan sayur. Namun perlu diperhatikan bahwa buah pisang tetap dilarang untuk dikonsumsi.
HARI 4
Menu yang harus dikonsumsi pada hari keempat adalah pisang dan susu. Dianjurkan untuk mengkonsumsi pisang sebanyak 8 buah dan 3 gelas susu. Jika Anda tidak menyukai susu sapi, Anda juga bisa menggantinya dengan susu kedelai. Sebaiknya susu yang dikonsumsi adalah susu rendah lemak.
HARI 5
Menu yang harus kita konsumsi pada hari kelima adalah daging sebanyak 500 gr dan 6 buah tomat. Untuk daging, Anda dapat mengkonsumsi daging sapi atau ayam, atau jika Anda seorang vegetarian, tempe bisa jadi makanan pengganti. Anda juga diperbolehkan mengkonsumsi makanan seperti hamburger.
Jika Anda tikak suka dengan tomat, Anda dapat menggantinya dengan belimbing manis.
HARI 6
Di hari keenam ini, dapat mengkonsumsi makanan kombinasi antara sayur dan daging atau ikan.
HARI 7
Di hari terakhir atau hari ke-7, konsumsi beras merah, jus buah, dan sayuran.

Catatan:
Program diet GM sebaiknya hanya dilakukan satu bulan sekali untuk mencegah kekurangan gizi.
Selain itu selama masa diet, Anda harus minum air putih minimal 10 gelas sehari.

Perjuangan Dietku (Part II)

Lanjutan dari tips diet yang lalu...aku dan suami sudah sering ngobrolin tentang diet dan penurunan berat badan karena ya itu, kami berdua memang sudah melenceng jauh dari target body goal kami berdua...Dari zaman setelah menikah dulu, kami punya keinginan untuk punya berat badan yang ideal menurut kami diangka kami masing- masing saat menikah dulu, BB ku sekitaran 48kg dan suami 79 atau 80 kg kalau ga salah, sedangkan body goal kami ada di angka 45 kg dan 75 kg...#wow gaya banget ya? Padahal 3 bulan setelah pernikahan itu, aku hamil dan selama hamil, total berat badanku jadi 72kg. mosok bisa nurunin berat badan jadi 45kg? #mimpi kali ye...

Balik lagi ke per-DIET-an sekarang ini...jadi ceritanya dimulai di awal Oktober kemarin, suami ndelalah lihat iklannya susu WRP untuk diet, trus tiba - tiba tanya, susu WRP itu harganya berapa? Aku jawab aja mahal, suami bilang mahal itu berapa? Masuk ga itungannya? Trus aku browsing kisaran harganya dan aturan minumnya. Suami juga nanya kira-kira mau dan sanggup ngga minum susu itu? Aku sih mau mau aja, aku bilang nyoba 1 paket aja dulu, trus di observasi, aku sanggup atau tidak njalaninnya. Kan dari dulu aku sudah terbiasa nyemil dan kalau terlambat makan aja bisa pusing, hehehe...Tapi kalau belum dicoba, bagaimana bisa tau yak??

Pendek kata, setelah di hitung-hitung, masuklah anggarannya kalau minumnya sesuai dengan aturan dietnya. Meskipun bagiku, agak menguras kantong sih, menurutku lho ya...

Aku mulai nyari-nyari secara online, harganya berapa, dapetlah harga termurah yang paket 6 hari sekitar Rp. 252.000 saat itu kalau ga salah. Jadi seharinya sekitar 42rb, itu aturan untuk 2x minum di pagi dan malam hari, siangnya makan seperti biasa ( tapi aku juga sudah mulai mengurangi porsi makanku juga sih...) 
Dah deh, akhirnya klak klik beli online deh, tunggu 2 hari, nyampe deh tuh susu WRP ke tanganku, hehehe....besok paginya baru deh dimulai perjalanan dietku

Tanggal 4 Oktober 2017 pagi, aku memulai sarapanku dengan segelas susu WRP, enak sih rasanya, berasa kenyang juga. Nanti jeda antara sarapan dan makan siang, kalau lapar nyemil 1 bungkus berisi 2 keping biskuit dari WRP juga, rasanya mirip goodtime, cuma ngga semanis goodtime, menurutku enak juga sih..
Makan siang seperti biasa, nasi, sayur dan lauk-pauknya. Aku mulai ngurangi makan gorengan di jam makan siang, sebisa mungkin bawa bekal dari rumah, biar makanannya terkontrol.

Selama 6 hari itu, berat badanku turun sekitar 1-1.5 kg...wahhh seneng dong...
Oya, sebelum diet dimulai itu, aku juga beli timbangan badan dulu, jadi biar bisa mengontrol berat badannya, aku catet tiap kali nimbang badan di pagi dan malam hari sebelum tidur. Jadinya kau tau, awal diet beratku berapa, selama dan setelah selesai diet jadi berapa.

Saking senengnya bisa turun berat badannya, aku jadi pengen beli susu diet yang lain, aku nyobain susu dari kalbe namanya Slim Fit, harganya lebih murah sih, jadi susu WRPnya sekotak isi 12 sachet ( sekali minum 2 sachet) harganya sekitar 95 ribu, harga susu Slim Fit isi 6 sachet ( 1 sachet untuk membuat segelas susu) harganya kisaran 85ribu. Beli deh 2 karton. 

Berat ngga sih ngawali diet itu?

Pastinya berat lah ya, aku yang terbiasa kondisi perut selalu kenyang, tiba-tiba harus dikurangi jatah makanannya. Rasa lapar seing melanda, tapi demi terwujudnya bdan yang sehat dan bonus langsing, ya ditahan dikitlah lapernya, apalagi pas malam menjelang tidur, duh duh perutnya bunyi-bunyi terus, hihihihi...
Untungnya aku tipe orang yang bisa tidur dalam kondisi laper, kan tidak semua orang bisa ya begitu..Suamiku aja susah tidur kalau perutnya lagi laper, pasti nyari-nyari makanan dulu, hehehe...

Selang 1.5 minggu kebetulan ada temen yang ngepost tentang diet GM ( General Motor Diet) langsung deh aku chat dia, aku tanya- tanya tentang tata cara dietnya...eh, malahan doi ngasih banyak banget tips -tips dietnya, malahan ngasih file PDF juga.

Cara-cara diet GM ada disini ya...
Kayaknya kok bisa ini, diet GMnya, gampang cara-caranya dan aku seperti doyan makanan yanga harus dimakan, hehehe...Langsung deh hari berikutnya aku mulai diet GM ini, meskipun diet ini juga masih banyak kekurangannya. Tetep ya, kalau kita mau diet, harus tau dengan kondisi tubuh kita masing-masing lho ya, jangan sembarangan diet.

Dari awal diet yang dimulai dengan susu WRP, trus lanjut diet GM (dilakukan 1x siklus dalam periode 1 bulan, tapi aku nyoba 2x siklus dalam waktu sebulan, hehehe)
Selama kurang lebih hampir 2 bulan ini, berat badanku berkurang 5-6 kg. Senangnya.....
Baju, celana dan seragam kantor jadi kelonggaran semua deh....hehehe
Jadinya bongkar-bongkar baju lama yang ada di gudang juga untuk nyari baju-baju jaman langsing dulu yang masih bisa dipakai, hehehe....
Foto jaman bulet banget ini, sekarang sih masih bulet, tapi ga sebulet 3 bulan yang lalu dengan berat badan sekitar 56 atau 57 kg, soalnya saat itu aku belum punya timbangan badan, hehehe...
Ini saat berat badanku 57kg

Sekarang? Berat badanku jadi 52kg. Hmmm foto terbarunya belum ada neh...nanti deh kalau pas ada waktu aku buat foto before dan afternya...







22 November 2017

Perjuangan Dietku, Tips Sebelum melakukan Diet ( Part I)

Diet...
Yah, satu kata ini, gampang banget di ucapin, susah buat dilakuin...apalagi kalau di instagram follow nya akun akun masak dan kuliner, pasti semangat untuk diet itu selalu ada, tapi nglakuinnya pasti besok, besok dan besok lagi...sampai sering denger tuh istilah DIET MULAI BESOK  hehehe


Itu yang aku alami, padahal jarum timbangan bukannya bergerak ke kiri, tapi malah terus ke kanan...duhhh gimana ini...Pak Suami juga sudah warning, katanya badanku sudah kayak karung goni...wew, iyakah?##sambil ngaca, nggak juga ahhh...cuma bulet aja kok...dan ga berbentuk...hihihi

Tapi tetep aja, sembarang makanan dimakan, dari jajanan yg tinggi gula, tinggi kalori, berminyak dan banyak lagi jajanan yang nggak banget buat menu sehat...tapi memang enak sih, makanan-makanan itu...hehehe #plak

Dan olahraga pun juga ga pernah dilakuin...Lahhh kalau gaya hidupnya seperti itu, gimana jarum timbangannya bisa bergerak ke kiri??

Sebenarnya, untuk bisa memulai diet itu, harus dimulai dari keinginan dan semangat dari dalam diri, semangat itu harus terus membara, kalau cuma sekarang diet, besok ngga diet..itu sama juga bohong...malahan, kalau menurutku rugi banget, dah susah-susah diet, ehh besoknya dilanggar...kan rugi ya??

Sebelum mulai diet, aku punya tips -tips nya agar diet berhasil, ( ini menurut aku lho ya...) Yuks cuzz:
  • Carilah sebuah alasan yang sangat kuat, kenapa mau susah -susah ngelakuin diet. Misalnya, pengen terlihat langsing, atau pengen tambah sehat atau pengen nyenengin suami (buat yang sudah merit ya ini)
  • Buatlah sebuah tabel atau apalah yang berisi catatan tentang diet yang dijalani. Misalnya tabel yang berisi catatan berat badan, lingkar pinggang, lingkar dada, lingkar paha, lingkar lengan dan lain lain yang selalu di isi dari hari ke hari, pagi bangun tidur berapa, malam sebelum tidur berapa 
  • Sebaiknya menggunakan timbangan yang sama dalam mengukur berat badan, jadi kita bisa tau perkembangan berat badan kita dari hari ke hari, apakah turun atau malahan naik? Hihihi. Kalau menggunakan timbangan yang berbeda, nanti bisa kacau tabelnya...karena timbangan badan dirumah terkadang jika sudah dipakai dalam waktu yang lama kan jarang ya dikalibrasikan lagi?
  • Browsing atau carilah informasi tentang diet sebanyak- banyaknya, saat ini buanyak banget metode - metode diet yang diperkenalkan, sangat banyak. Sebisa mungkin, pelajari semua metode- metode yang ada, lalu pilihlah metode yang dirasa paling cocok untuk kita ikuti metodenya.
Nah itu tadi beberapa tips sebelum menjalani diet menurutku, kalau ada teman - teman yang mau menambahkan, boleh banget lho...silahkan meninggalkan pesan di kolom komentar ya...terima kasih sebelumnya...

Aku mo cerita neh, awal aku diet. Jadi aku mulai diet awal Oktober 2017, tepatnya dimulai tangggal 3 Oktober 2017 sampai pertengahan November ini aku sudah turun 5kg lho...lumayan lah, karena dari beberapa artikel yang aku baca, diet yang baik seharusnya turunnya sedikit demi sedikit, jangan terlalu drastis, takutnya malah tidak sehat dan bisa jadi berat badannya malah kayak yoyo. 
Mau tau bagaimana cerita dietku? Lanjut di part II ya....

10 Januari 2017

Cerita Liburan Akhir dan Awal Tahun

Akhir tahun 2016 ini, Bap tiba-tiba ngajak kami sekeluarga ke Purwokerto dan sekitarnya, tujuan utamanya adalah Gua Maria Kaliori di Purwokerto dan pastinya tujuan wisata yang "berair" untuk anak-anak..

Kami punya waktu 3 hari 2 malam di Purwokerto, yaitu hari sabtu sampai dengan senin siang yang artinya harus mencari penginapan atau hotel disana. Persiapan kami hanya 2-3 hari untuk mencari hotel dan tujuan wisata lainnya, ide dari Bap ini memang agak dadakan..Untung jaman sekarang nggak susah untuk cari hotel, ada banyak sekali situs online yang menyediakannya. Langsung deh install aplikasinya d hp ku. Ada 2 aplikasi yg ku install yaitu Agoda dan Traveloka..
Klak klik klak klik...cari tanggal dan kota yang dimau....wow, tanggal 31 Des 2016, hotel-hotel yang bagus dan sesuai budget  full booking, sisa hotel berbintang banyak yang budgetku pastinya ga mencukupi,hehe dan harganya juga naik-naik ke puncak gunung...
Pikir di pikir lagi, ya sudahlah ambil hotel bintang sedikit dulu aja untuk hari pertama, yang penting tengah kota, pikirku lihat dulu hotelnya seperti apa, kalau cocok lanjut, kalo ngga cocok ya pindah hotel...soalnya malam tahun baru, hotel-hotel ramai...
Sudah dapat hotel untuk tanggal 31, lanjut cari tujuan wisata air, setelah tanya-tanya kemana-mana, pilihan jatuh ke Owabong, Purbalingga..biasanya, orang-orang kalau liburan ke Purwokerto, tujuannya ke batu raden, tapi entah kenapa kami berdua kok males kesana, pilihannya malah ke pantai di daerah kebumen..

Okey, hotel hari pertama dapet, tujuan wisata juga sudah oke, tinggal nyusun acaranya aja.

Hari pertama, 31 Des 2016
Pagi buta jam 05.00 kami berangkat dari Temanggung (nyuri start, jumat sore aku dan Bap meluncur ke Temanggung, rumah ortuku, karena anak-anak liburan sekolah disana) kami berempat belum mandi semua, malahan kakak dan adik juga belum bangun, kami pindahin tidurnya ke mobil, langsung jalan dan anak-anak tetap tidur terlelap..
Perjalanan selama kurleb 2,5 jam dengan jarak tempuh kurleb 106 km. Jam 7.45 kami sampai di Owabong, anak-anak baru deh bangun, hihihi katanya kok cepet, udah nyampe?  Ya iyalah cepet, lha wong tidur terus...
Di owabong ga sempet foto-foto karena kami berempat sibuk bermain air semua, airnya di sana duingiin banget, karena memang airnya berasal dari sumber mataair...sudah siang dan anak-anak masih belum mau selesai, sampai di bujuk kalau harus nyari hotel buat nginep nanti malam, padahal sudah booking lewat Agoda, hehehe...boong dikit gpp lah..
Owabong
Makan siang masih di sekitaran Purbalingga dan jatuh pada Soto Kriyik, baru pertama kali nyobain soto model beginian, uenak ya ternyata..hihihi bikin nagih lah pokoknya...saya suka saya suka
Soto Kriyik, kalau kesana mau lagi dong...nagih banget ne
Setelah makan, kami melanjutkan perjalanan ke barat, hihi ke Purwokerto, langsung ke hotel untuk istirahat sebentar..
Nyampe hotel, hehe di luar ekspetasi kami, gpplah numpang tidur aja kok, kamarnya sih bagus, karena bangunan baru, cuma agak sempit aja..Yang membuat kurang nyaman, yaitu sedang ada renovasi bangunan, jadi yah, agak gimana gitu, tau sendirilah kondisi kalau sedang di renovasi gimana...
Sambil istirahat, sambil hunting lagi hotel yang agak enakan dikit, yang ada bintangnya beberapa dan memang untuk tanggal 1, lebih banyak pilihan yang sesuai budget, sipp dapet hotel yang di pingini..
Sorenya kami ke Gereja Katedral Purwokerto, jadi besok pagi bisa langsung berangkat ke Kaliori dan lanjut ke pantai.
Sepulang dari gereja, nyari makan malam di dekat alun-alun..ayam tulang lunak
Gereja Katedral di Purwokerto
Habis makan, pulang ke hotel aja, rasanya kok capek kalau mau jalan-jalan di kota...tidur ajalah, lagian kasian Bap sopir, capek nyetirnya....

Hari Kedua, 1 Januari 2017
Selamat Tahun Baru....
Pagi, bangun, sarapan persiapan ke kaliori dan sekalian check out..
Perjalanan ke Gua Maria Kaliori cepet banget, deket banget ternyata, hanya sekitar 1/2 jam dari hotel.
Suasana di Gua Maria hening, sejuk banget, pohon-pohonnya rindang dan besar-besar..bisa khusyuk berdoa nih...
Gua Maria Kaliori, teduh , tenang
Anak-anak juga tumben bisa nurut, tenang ngga berisik dan ngga teriak-teriak, tapi kalau lari-larian tetep ya...hehehe...
Betah sebenernya duduk-duduk di sini..tapi harus ke kebumen, biar ga kemaleman nanti pulangnya.
Kami mau mengunjungi pantai logending (jaman aku SD disebutnya pantai ayah) Perjalanan hanya 1 jam, sekitar 36km tapi jadi 2 jam karena macet pas hampir nyampe, masuk ke kawasan pantai...wah, kesiangan neh...dan bener aja, nyampai d pantai logending sudah jam makan siang, dapet info warung seafood enak di Warung Bu Nanang, ternyata rame banget, untung masih dapat tempat duduk, pas mau pesen, dibilangin kalau nunggunya sekitar 1 jam...what??? Wah anak-anakku keburu laper dong?? Ya udah, pindah tempat aja, dan kami cuma mbakso aja...
Habis makan lanjut ke pantainya, ohhhlalaa...lho kok...lho kok...beda banget ya, sama ingatanku jaman SD dulu?? Sekarang kok begini ya???
Pantainya kotor begini?? Trus main air dan pasirnya dimana ini?? Rame banget juga, jadi ga bisa menikmati deh...
Daripada kecewa, akhirnya naik perahu motor muter ke muara sungai serayu...
Naik Perahu di Pantai Ayah
Adik seneng, tapi kakak yang agak takut...muternya lumayan sih, agak lama dan jauh, cuma bayar 20rb untuk 2 orang dewasa, anak-anak gratis...
Trus karena agak kecewa, lanjut aja deh ke panyai yang lain, yaitu ke pantai menganti, katanya pemandangannya bagus...dan jaraknya juga hanya 8 km..yuk cuzz kesana..
Sampai di belokan menuju pantai menganti macet lagi, ada Bapak Satpol yang ngasih tau kalo jalan ke arah pantai menganti macet parah, mobil ga bisa jalan...waduh, tanpa pikir panjang, putar balik aja...pulang ke purwokerto...
Anak-anak agak kecewa sih, tapi setelah di beri pengertian, mereka bisa ngerti...
Jalan di dekat pantai logending tadi masih macet dan bertambah parah macetnya, lihat dari gmap, wah jalurnya merah banget dan panjangnya minta ampun, tapi mau gimana lagi, mau ngga mau harus lewat jalan itu...
Iseng-iseng bermacet ria, coba browsing pantai di sekitaran situ yang bagus dan anak-anak bisa puas main air dan pasir...
Eh, dapet deh namanya Pantai Cemara Sewu, kata Bap coba dulu aja, dilihat dulu, kalau anak-anak bisa main air dan pasir ya kita mampir kesitu aja, sampai anak-anak puas...
Setelah terbebas dari kemacetan, kami belok ke pantai cemara sewu, adik masih bobo, (dia bosen lihat macet dan bobo deh) akhirnya ibu dan kakak yang turun ke pantai duluan, nanti Bap dan adik nyusul kalau adik sudah bangun..
Di pantai ini lumayanlah, pantainya luas banget, anak-anak seneng banget, bisa main pasir dan air sampe puas, malah kami di pantai sampai jam 6 sore, anak-anak mau diajak pulang karena memang sudah mulai gelap....
Ahhh bahagianya kalau lihat anak-anak senang dan puas bermain...
Pantai Cema Sewu
Pulang dari pantai, setelah mandi seadanya jam 18.30 sampe hotel jam 8 malem, capek juga...tadinya makan malem mau keluar hotel, tapi kok capek banget, kamar hotelnya juga nyaman banget, luas juga, jadi mager semua deh....hehehe...akhirnya pesen di restoran hotel dan kami milih makan di kamar aja...
Malemnya bobonya nyenyak banget...

Hari Ketiga, 2 Jan 2017
Pagi ini dimulai dengan bangun siang, dan anak-anak bangunnya siang banget, sampai waktu sarapan hampir selesai...wah gawat dong, kalau ga kebagian sarapan???( Hihihihi...)
Semua dibangunin dan disuruh mandi, lanjut sarapan di hotel...hmmm, menunya banyak dan rasanya pun enak..anak-anak makan banyak dan lahap....Sippplah, ngga rugi ngeluarin uangnya....hahahaha....
Selesai sarapan, anak-anak ditawari mau jalan-jalan apa mau nyantai di kamar aja? Dan pilihan mereka, nyantai di kamar....hahaha...
Jam 11 siang checkout dan ke sokaraja untuk beli oleh-oleh dulu sebelum pulang ke semarang...
Aku beli oleh-oleh gethuk goreng dan beberapa kletikan...
Lanjut perjalanan ke semarang dengan 2 agenda mampir, yaitu mampir makan di mie ongklok wonosobo dan mampir fi temanggung untuk istirahat 2-3 jam..
Sampai di rumah semarang jam 9 malam...
Itu tadi, cerita liburan kami di akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017....seru banget dan anak-anal senang banget, bahkan mereka pengen liburan lagi....lahhh....esok hari kan hari pertama mereka sekolah di semester 2 ???
Liburannya nanti-nanti lagi ya...Bapak sama Ibu ngumpulin uang dulu....

Our Journey

Daisypath Anniversary tickers