Tampilkan postingan dengan label dapur ririn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dapur ririn. Tampilkan semua postingan

24 Juni 2020

Banana Cake Lezat


Senin kemarin dapat kabar yang kurang mengenakkan...yah, kalau secara lebaynya nih, luka lama yang hampir kering, sobek kembali...hmmm, ngga enak banget ya?
Ya, gitu deh...sampai malamnya aku ngga bisa tidur nyenyak, sebenarnya pengen ngga mikirin sampe susah tidur gitu, tapi lha kok alam bawah sadarnya ngga bisa di ajak kompromi, padahal besok paginya harus rutinitas kerja seperti biasa..Bahkan sampe jam 2 dini hari pun, masih susah merem mata ini. Rasanya ngga enak banget, sampe saatnya bangun pun,tetap mata ini kok ngga ada rasa ngantuknya, cuma berharap saja nanti saat di kantor ngga oleng.

Sore pulang kerja, ditanyain sama Bapak, apakah masih kepikiran? Yah, memang masih tetapi saat dikantor tadi lumayan bisa di abaikan sedikit pikiran itu...

Setelah makan malam, lihat di meja masih ada sisa pisag ambon yang sudah mulai kematengan, punya ide, buat menyibukkan diri sebelum jam tidur malam, dibikin kue aja, siapa tau dengan harumnya kue bisa sedikit menghilangkan rasa gelisah itu.

Akhirnya mulai stalking IG dulu, nyari resep Banana Cake yang gampang dan enak. Nemu deh di IG nya Mba Inovpelawi, dengan sedikit 

Banana Cake

Bahan A :
  • 195 gr    Tepung Terigu Segitiga ( aku 200gr)
  • 1 sdt       Baking Soda
  • 1/2 sdt    Garam
  • 3/4 sdt    Cinnamon Bubuk ( aku skip)
Bahan B :
  • 3 buah    pisang overripe ukuran sedang, lumatkan
  • 115 gr    unsalted butter ( aku minyak sayur)
  • 60 gr      Gula Pasir
  • 2 butir    Telur
  • 1 sdt      Vanilla Extract ( aku vanili bubuk )
Topping sesuai selera ( aku chocochip, seadanya di rumah)

Cara Membuat :
  1. Ayak BAhan A
  2. Campurkan Bahan B dengan wisk tangan
  3. Masukkan bahan B ke bahan A, aduk hingga menyatu menggunkan spatula.
  4. Tuang adonan di loyang yang sudah di alasi baking paper, taburi topping
  5. Panggang selama 30-40 menit sampai matang.




Jadinya enak ini. lembut, wangi

Selama di panggang, wanginya enak banget, bisa membuat kegelisahanku sedikit memudar, meskipun sebenarnya juga ada andil si Bapak dalam menyemangati ku, meskipun beliau juga sama gelisahnya.. Tengkyu ya Bap.

Kita berdua pasti bisa melewati ini, semoga kita selalu dilindungiNya. Semua pasti akan indah pada waktunya. Hidup adalah sebuah proses. Dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatNya.

Tetap semangat dan semoga tidak berlarut-larut. Amin.



18 Juni 2020

Mie Babi Kecap


Hai, ketemu lagi...
Masih di suasana pandemi L

Jadi ini, ceritanya kangen makan mie ayam pinggir jalan yang sering kami berdua, aku dan suami beli saat belum ada virus “nakal” ini... Karena kami berdua sepakat untuk tidak jajan sembarangan, apalagi makan di tempat yang notabene pastinya ngga disterilkan setiap saat, dan pasti empet-empetan dengan pengunjung yang lain. Makannya aku coba bikin mie sendiri aja..Dulu sih pernah bikin mie ayam sendiri, lumayan  berhasil, semua orang rumah suka..yeaayy

Tapi dirumah lagi ngga punya stock daging ayam fillet, tapi adanya daging B2. Jadinya punya ide bikin Mie Babi aja...kebetulan juga punya minyak babi yang kubuat sendiri dari lemak babi.
Ini resepnya aku ngarang ya, tapi lumayan enak sih menurutku. ( lha iya, adanya itu..., hahahaha)


Mie Babi

Bahan Minyak :
  • Minyak babi ( buat sendiri dari lemak babi yang di masak dengan sedikit air sampai         muncul minyaknya.
  • Minyak bawang ( goreng bawang putih dengan minyak agak banyak, saring)

Bahan Toping Daging Babi Kecap:

  • ½ kg       Daging babi
  • 1 bh       bawang Bombay ukuran sedang
  • 6 siung  Bawang Putih
  • ½ sdt     Merica
  • 2 ruas    Jahe
  • 2 sdt      Garam
  • 5 sdm    Kecap Manis
  • 1 buah  Tomat Merah

Cara Membuat:

1.   Haluskan (uleg) bawang putih, merica, jahe, garam sampai halus . Bagi 2
2.   Ambil 1 bagian bumbu, campur dengan gading babi yang sudah di iris sesuai selera,      tambahkan kecap manis. Diamkan ( marinasi) kurang lebih ½ jam. Lebih bagus lagi buatnya malam, lalu disimpan di kulkas semalaman. Pagi baru dimasak
3.   Tumis 1 bagian bumbu yang telah dihaluskan sampai wangi
4.   Masukkan daging yang telah di marinasi, tambahkan air secukupnya sampai semua daging tenggelam.
5.   Masukkan tomat, masak sampai daging empuk. Koreksi rasa.
6.   Masukkan bawang bombay yang di cincang kasar.
7.   Masak hingga air sedikit menyusut. Usahakan ada sisa air kuahnya.


Kuah Bening :
  • -          2 siung Bawang Putih, cincang halus, tumis dengan sedikit minyak.
  • -          Tulang / daging yang ada lemaknya
  • -          Merica , Garam
  • -          Daun Bawang

Cara Membuat Kuah :
1.       Tumis bawang putih hingga harum.
2.       Masukkan daging berlemak / tulang, beri air secukupnya
3.       Masukkan merica dan daun bawang. Masak hingga mendidih.


Bahan Pelengkap :


  • -          Mie telur biasa, rebus
  • -          Sawi Caesin, rebus
  • -          Daun Bawang,iris tipis
  • -          Bakso
  • -          Kecap Manis, sambal

Cara penyajian:


  1.      Dalam Mangkok, campurkan 1 sdm minyak babi, 1 sdm minyak bawang, 2 sdm kuah babi   kecap, 1sdt kecap manis.    
  2.        Masukkan mie, campur hingga merata.
  3.        Beri topping daging babi, sawi, bakso    
  4.        Beri Kuah secukupnya



3 Februari 2016

"Donat Bumbu" (Tanpa Nguleni)

Donat...makanan satu ini sudah tidak asing di telinga bahkan mulut kita...hampir semua orang pernah makan yang namanya donat, dari donat yang terkenal dan mihilnya minta ampun (menurut saya sih...hehe...) sampai donat yang harganya 500 rupiah.

Bahkan anak-anak jaman sekarang juga banyak yang gemar makan donat, dari donat sederhana bertoping gula bubuk, gula cair, cokelat, kacang , oreo dan sebagainya. Seperti anak-anak saya yang doyan banget makan "DONAT BUMBU" sebutan untuk donat dengan topping gula icing. Tapi terkadang saya curiga, mereka suka donatnya atau gula icingnya? Ahh biarlah, yang penting donatnya tetep ludes mereka makan...

Sampai pernah, suatu hari saat saya nungguin si Kakak Elena di sekolah, saya di ceritain oleh salah seorang mama teman kakak satu meja. Mama itu, sebut saja mama P cerita, anaknya pernah suatu saat bilang ke mamanya bahwa Mama Elena (saya semdiri) itu sayang banget sama Elena, karena tiap hari Elena dibawain bekal donat. Hihihihi lugu sekali anak ini, dan pastinya saya berasa di terbang ke langit ke tujuh. Makasih ya sayang...hehehe. Padahal sebenernya donat yang tiap hari Elena bawa itu hanyalah donat sederhana yang tanpa di uleni pembuatannya..

Hihihi panjang banget sih cerita donatnya ya?? Langsung ke resep aja lah ya...
Resep ini saya catat di buku sakti biru saya...dan saat mencacat itulah, saya lupa sumber dari orang yang mempostingnya, cuma ku tulis dari Group Masakan di Facebook..maafken saya ya, penemu resep...Mungkin barangkali ada yang pernah tau resep ini dan tau siapa penemunya bisa kasih tau saya di komen ya...matur nuwun sebelumnya..

Resep donat ini saya buatnya tiap malam, 20 menit sebelum jam tidur anak-anak. Paginya tinggal goreng deh...guampang banget dan super kilat deh...

Resep Donat ( Tanpa Nguleni)


Bahan I : (campur semua bahan dibawah ini, biarkan selama 15 menit / sampai berbuih)
  • 125 ml  Susu Cair Hangat
  • 1/2 sdt  Gula pasir
  • 1 sdt     Fermipan 
Bahan II :
  • 250 gr   Tepung Terigu ( saya pakai segitiga)
  • 1 sdm    Gula Pasir
  • 1 butir   Telur
  • 1/4 sdt   Garam
  • 1 sdm    Margarin
  • 1/4 sdt   Vanili ( bila suka)
Cara Membuat :
  1. Campurkan Bahan I dan Bahan II. Campur sampai rata menggunakan sendok. Adonan ini sangat lengket
  2. Masukkan dalam wadah kedap udara. Masukkan di kulkas semalaman.
  3. Pagi hari, keluarkan dari kulkas, kempiskan adonan.Diamkan selama 15 menit. 
  4. Karena adonan ini sangat lengket dan saya males membentuk dengan tangan, maka saya menggunakan 2 buah sendok makan untuk membentuknya. Jadi tinggal ambil adonan dan langsung masukkan ke minyak yang sudah dipanaskan. Goreng sampai matang. 
  5. Goreng menggunakan api kecil, agar tidak cepat gosong.
Mudah kan membuatnya, selamat mencoba ya...

Bila suka, donat ini bisa diisi dengan selai strowberry ato blueberry...hmmmm enak

Ini penampakan si "Donat Bumbu" bareng dengan boneka si Kakak Elena

Our Journey

Daisypath Anniversary tickers