Jumat, 26 April 2013

Daycare atau Pembantu??


Yah, pertanyaan “ Pilih Daycare atau Pembantu?”

Untuk sebagian orangtua mungkin tidak pernah mengalami pertanyaan tersebut, bisa dikarenakan masih tinggal dengan ortu/mertua atau anak-anak dititipkan dengan mengantar jemput kerumah eyangnya…atau bisa juga karena si ibu memilih menjadi  Ibu Rumah Tangga yang bisa menghandle sendiri anak-anak mereka, atau bisa juga Ibu Rumah Tangga yang memiliki pembantu yang hanya untuk beberes rumah saja…sehingga tidak memerlukan pengasuh anak-anak.

Tetapi bagi sebagian ortu lagi, dimana keduanya adalah bekerja di luar rumah, tempat tinggalnya jauh dari ortu/mertua bahkan beda kota, maka pertanyaan tersebut sering menghantui mereka…seperti yang terjadi pada keluarga kami sekitar kurang lebih 1 tahun atau 2 tahun yang lalu..

Saat anak pertama kami Elena lahir 28 Juni 2010, kami berdua kebingungan mencari pembantu, saat itu yang ada dipikiran kami hanya mencari pembantu untuk mengasuh anak kami. Sampai-sampai keluarga besar , tetangga, teman kami pun ikut kebingungan mencarikan pembantu…
Kami memang harus mendapatkan pembantu, atau kalau tidak ada pembantu, maka salah satu dari kami harus cuti kerja untuk bergantian menjaga Elena.
Hal itu berulang-ulang terjadi sampai Elena umur hampir 2 tahun, kami sudah gonta-ganti pembantu sekitar 6-7 kali dengan berbagai macam karakter, ada yg masih muda, ada yg sudah berumur, ada yg “panjang tangan” , ada yg hanya 1 hari minta pulang..pokoknya bermacam2lah…
Sampai akhirnya Kristo lahir, 14 April 2012 kami semakin kalut dan bingung karena mencari pembantu yg ber”bobot” ternyata sulit sekali…sampai akhirnya kami berdua harus memilih lagi, cari pembantu dengan resiko kluar masuk lagi atau menitipkan anak2 ke daycare…

Akhirnya kami sepakat mencari-cari informasi tentang daycare..memantapkan hati (karena dari dulu selalu maju mundur, apa kami sanggup), untuk menitipkan kedua anak kami ke daycare,..meskipun banyak slentingan kalau di daycare anak-anak tidak diperhatikan, saat itu kami menutup mata dan telinga atas ucapan-ucapan tetangga, sanak saudara dan teman. Tadinya kami juga beranggapan sama dengan mereka, ga tegalah, nanti anaknya bisa- bisa tidak diperhatikan dan anggapan negatif lainnya. Tetapi kami tidak ada pilihan lain, selain memilih salah satu antara daycare atau pembantu.
Dari hasil pencarian daycare dan karena deadline pencarian pembantu sudah berakhir dan akhirnya kami pun lebih memilih daycare

Setelah hampir 1 tahun kami menitipkan Elena dan Kristo, baru deh kami bisa memberikan kelebihan pengasuh di daycare…
Kelebihan Daycare :

  1. Para pengasuh adalah mereka yg berpengalaman mengasuh dan mendidik anak
  2. Mereka adalah orang2 yang pasti sayang kepada anak kecil, sebab kalau mereka tipe yang tidak suka dengan anak kecil pasti pihak pemilik daycare tidak akan menerima mereka bekerja disana.
  3. Karena mereka menghadapi anak-anak dengan berbagai latar belakang , sifat dan kebiasaan anak, maka mereka bisa menangani anak2 kita sesuai dengan kebutuhan si anak.
  4. Anak2 diajarkan untuk mandiri, bersosialisasi , berdoa, bernyanyi dsbnya
Yah kami mulai bersyukur menitipkan anak-anak kami di daycare…akhir-akhir ini, bahkan sudah lama juga sering terdengar berita tentang pembantu yang menganiaya anak. Duh, klo denger berita seperti itu sedih banget. 
Tetapi kalo di daycare? Jarang sekali terjadi kasus pengasuh menganiaya anak.Kalau misal anak jatuh, kejedot itu sangat wajar. Dirumahpun, mereka juga pasti sering jatuh dan kejedot hehehe. Menurutku kalau anak tidak pernah jatuh, dia bukan anak sehat yang aktif, hehehe

Berikut daycare anak2 kami, kebetulan tempat mereka masih kami pisah, kami sesuaikan dengan kebutuhan mereka

Elena kami titipkan di TBB Eduard Michelis
 
sedangkan Kristo ada di Akachan Daycare


Kedua Daycare ini ada di semarang, dimana letaknya dekat dengan rumah tinggal kami di Sampangan...
Yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang kedua daycare ini, monggo bisa menghubungi kontaknya...atau bisa bertanya pada saya..hehehe...sok dibutuhkan ya???padahal saya bukan bagian marketingnya...hehehe

Tambahan postingan tanggal 4 September 2014 :

Sekarang Elena dan Kristo sudah kami titipkan di satu daycare, yaitu di TBB Eduard Michelis. Kristo kami pindah mulai awal Maret 2014 kemarin, karena umurnya sudah hampir 2 tahun dan sudah boleh masuk ke TBB Eduard Michelis ( jadi kami sudah tenang kalau anak-anak sudah berkumpul jadi satu). Kalau mereka sudah jadi satu, teknis pengantaran dan penjemputan jadi lebih mudah, kemudian koordinasi dengan pihak daycare dalam perkembangan dan pengontrolan anak-anak juga lebih mudah. Dan, ndelalah (kebetulan) kami sangat cocok dengan para trainer dan cara pengasuhan mereka.

Curhatan kedua ada di sini ya...lanjut yukkk

Our Journey

Daisypath Anniversary tickers