Jumat, 20 September 2013

Awal Baru Perjalanan Hidupku

Kejadian itu sudah lama berlalu, yah sudah sekitar 4 tahun 2 bulan lebih...

Sebuah titik balik kehidupanku, semula sebelum aku bertemu dengan suamiku ini, aku yang bisa bebas berkeliaran sendiri kemana-mana, manusia dengan ego yang tinggi, pemarah, pedendam, idealis,...sampai suatu hari dekat dengannya...berangsur-angsur sifat-sifat jelekku mulai pudar, sampai-sampai sahabatku sendiri bilang " cara pandangmu kamu sekarang lebih dewasa

Wow,sebuah perubahan yang signifikan...kurasa karena pengaruh baik dari suamiku ini...Dia orang yang sangat-sangat sabar ( bahkan ibuku juga pernah bilang ke temannya kalau calon suamiku ini orang yang sabar)**asyikkk restu ibu adalah salah satu hal yang penting di dalam pernikahan

Akhirnya tiba saat yang kami tunggu, tanggal 11 Juli 2009 jam 9.30 WIB di Gereja St. Petrus dan Paulus Temanggung 

Kami diberkati oleh 3 Pastor (suatu kebahagiann tersendiri bagi kami) yang tak lain adalah 2 kakak kandung dari suamiku dan satunya adalah kakak dari ibuku...bahagianya, Pastor yang memberkati kami adalah saudara kami sendiri..

Syukurlah perayaan digereja berjalan lancar, meskipun ada sedikit insiden make up pengantin wanita pipinya clemongan karena terkena riasan yang ada di daerah kening, menempel sana sini saat acara sungkeman...tapi hal itu bisa ditangani oleh perias kami...hihihi...lucu campur haru juga...



Setelah 4 tahun perjalanan pernikahan kami, dan dikaruniai 2 anak yang cantik dan ganteng..selama ini kami memiliki semacam pegangan hidup bahwa " setelah kami mengambil suatu keputusan penting, kami tidak boleh merasa menyesal dikemuadian hari"  karena apa?
1. pada saat kita mengambil keputusan itu, kita pasti sudah menimbang-nimbang yang terbaik
2. kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, hanya Tuhan yang tahu masa depan kita
3. toh, apabila kita menyesalinya, hal yg sudah terlewat tidak akan pernah kembali lagi
Jadi percuma kita menyesal, sebaiknya kita cari jalan keluarnya yang terbaik saja...

Dengan pedoman hidup itu, kehidupan kami terasa menyenangkan, tidak ada saling menyalahkan satu sama lain..bahkan, kami sangat jarang bertengkar karena suatu hal, mungkin malah belum pernah...kami lebih suka membicarakan yang ada atau kadang kami ber- email ria bila ada sesuatu yang harus diomongkan dan tidak sempat omong-omong langsung dikarena suatu hal..

Sampai dengan hari ini, tiada hentinya aku bersyukur bisa bertemu dengan suamiku ini, menikah dan hidup bersamanya, dia adalah salah satu anugrah terhebat bagiku, selain kedua anakku..jadi mereka bertiga adalah anugrahku. Semoga Tuhan selalu memberkati kami dan memberikan kami umur panjang...Amin

Kisah pernikahan ini diikutsertakan pada Giveaway 10th Wedding Anniversary by Heart of Mine

Happy Anniversary mba unik n suami...semoga menjadi keluarga samara dan langgeng sampai maut memisahkan..

8 komentar:

Enny Mamito mengatakan...

salam kenal..sukses ngontesnya ya mbak :)

Ririn mengatakan...

Salam kenal juga...hehe makasih yah dah mampir ^_^

Uniek Kaswarganti mengatakan...

Terima kasih partisipasinya ya mba :)

Ririn mengatakan...

Sama-sama mba Uniek...hihihi semoga jadi salah satu pemenang,hehehe...

moocensusan mengatakan...

wah pengen deh menikah dan diberkati Tuhan di gereja :)

Ririn mengatakan...

iya mba susan, sesuatu banget,hehehe...makasih sudah mampir dan meninggalkan jejak ;)

Santi Dewi mengatakan...

semoga sukse ya, ngontesnya :)

Ririn mengatakan...

Makasih ya mak Santi...

Our Journey

Daisypath Anniversary tickers